SD N 02 Selokaton, Kec. Gondangrejo, Kab. Karanganyar, Prov. Jawa Tengah >>> ”TERWUJUDNYA SISWA SDN 02 SELOKATON YANG TAQWA UNGGUL HANDAL TANGGAP IPTEK DAN BERKARAKTER PANCASILA”>

Thursday, July 25, 2013

Rangkuman IPA Kelas 4

” RANGKUMAN MATERI IPA 4 ”


BAB GAYA

A. Macam-macam Gaya
Gaya dorongan atau tarikan
1. Gaya gesek
Ditimbulkan oleh gesekan antara dua permukaan benda, misalnya bola yang digelindingkan di lantai akan berputar dan membentur benda lain kemudian berhenti. Gaya yang menghentikan benda adalah gaya gesek.
2. Gaya Pegas
Gaya pegas ditimbulkan oleh keelastisan suatu benda, misalnya pegas dan busur panah. Ketika anak panah dilepaskan dari busurnya, maka anak panah dapat melesat ke depan.
3. Gaya Gravitasi
Gaya gravitasi ditimbulkan oleh tarikan bumi. Buah mangga yang jatuh ke tanah disebabkan adanya gaya gravitasi bumi.
4. Gaya Apung
Batu yang dimasukkan ke dalam air akan terasa ringan karena ada bantuan gaya. Gaya tersebut muncul dari dalam air. Gaya tersebut dinamakan gaya apung. Gaya apung dipengaruhi volume benda. Makin besar volume benda, makin besar gaya yang akan diberikan air. Kamu dapat membuktikannya sendiri ketika kamu menekan bola ke dalam air. Makin besar bola, makin berat kamu menekan. Menekan bola sepak ke dalam air lebih sulit dibanding menekan bola tenis.
5. Gaya Mesin
Gaya mesin adalah gaya yang ditimbulkan oleh mesin. Misalnya, alat penggilingan padi, mobil, sepeda motor, dan lain-lain.
6. Gaya listrik
Gaya listrik adalah gaya yang terjadi karena aliran muatan listrik. Misalnya, bergeraknya kipas angin karena dihubungkan dengan sumber energi listrik.
7. Gaya Magnet
Gaya magnet adalah gaya yang ditimbulkan oleh tarikan magnet. Misalnya, sebuah paku akan tertatik jika didekatkan dengan magnet. Kegunaan magnet: penunjuk arah pada kompas, pembangkit tenaga listrik yaitu pada generatornya menggunakan magnet.
8. Gaya Otot
Gaya otot adalah gaya yang ditimbulkan oleh kekuatan otot. Misalnya, delman dapat berjalan karena adanya gaya dan tarikan otot kuda.

  • Bunyi audiosonik adalah bunyi yang dapat kita dengar memiliki frekuensi 20-20.000 Hz.
  • Bunyi infrasonik adalah bunyi yang freekuensinya kurang dari 20 Hz.

  • Bunyi ultrasonik adalah bunyi yang frekuensinya lebih dari 20.000 Hz.
  • Pada siang hari bumi menjadi terang oleh cahaya matahari sehingga tidak perlu menyalakan lampu
  • Panas matahari dapat digunakan untuk mengeringkan pakaian, maupun industri kecil pada pengawetan ikan asin dan pembuatan garam.
  • Tumbuhan hijau memanfaatkan cahaya matahari untuk memasak makanan (fotosintesis)
  1. Tidak memerlukan biaya yang terlalu besar untuk mendapatkannya, karena dapat diperoleh hanya dengan mengeruk di permukaan bumi
  1. Penggunaan lebih mudah. Misalnya, penggunaan minyak tanah pada kompor, tinggal tuang, minyak tanah bisa langsung digunakan untuk menyalakan kompor.
  1. Jika digunakan terus menerus lama-kelamaan akan habis
  1. Dapat menimbulkan pencemaran, karena adanya gas racun sisi pembakaran.
  1. Dapat terus digunakan karena tidak akan habis. (matahari, angin, air, dan panas bumi terus memberikan energinya sepanjang masa)
  1. Energi yang dihasilkan sangat besar. Contoh energi cahaya matahari di Amerika Serikat dalam setahun besarnya dua kali dibanding energi yang dihasilkan dari penggunaan batu bara dan minyak.
  1. Tidak mencemari lingkungan
  1. Dibutuhkan biaya yang besar untuk pemanfaatan energi alternatif
  1. Dibutuhkan teknologi tinggi untuk mengubah energi alternatif ke bentuk energi yang bisa langsung digunakan.
  1. Tersedianya energi alternatif dipengaruhi oleh musim.
  1. Badai adalah angin yang besar dapat memporak-porandakan bumi dan menyebabkan tanah terbawa angin
  1. Pengikisan tanah juga bisa disebabkan oleh angin. Peristiwa tersebut disebut deflasi/korasi
  1. Kebakaran yang sangat besat, terlebih kebakaran hutan menyebabkan tanah menjadi tandus.
  • Membuang sampah pada tempat yang benar dan telah disediakan
  • Menyediakan lahan kosong untuk ditanami tanaman. Tanah tersebut berfungsi sebagai daerah peresapan air
  • Tidak menebang pohon secara besar-besaran dan tanpa kontrol agar tempat peresapan dan cadangan air tetap terjaga
  • Bunga kapas dibuat menjadi serat kapas, serat kapas menjadi kain katun.
  • Buah kapuk menjadi kapuk yang diisikan pada kasur, bantal maupun guling.
  • Kayu merupakan bagian tumbuhan yang paling banyak dipakai untuk membuat peralatan rumah tangga
  • Kayu dipotong dan dihaluskan menjadi balik dan papan kemudian digunakan untuk membuat kusen, tiang pintu, meja, kursi, lemari, dan patung.
  • Tumbuhan banyak yang digunakan untuk obat-obatan, antara lain jahe, kunyit, kumis kucing, pace (mengkudu)
  • Sampo banyak menggunakan bahan dari alam antara lain lidah buaya, orang-aring, kelapa, dan kemiri
  • Sabun mandi dibuat dari bahan-bahan tumbuhan antara lain lidah buaya, apel, bunga mawar dan alpukat.
  1. Sumber Daya Alam nonhayati, meliputi segala sesuatu yang bukan makhluk hidup, seperti udara, batu bara, logam dan lain-lain.
  1. Sumber Daya Alam Hayati, meliputi berbagai makhluk hidup, seperti berbagai mikroorganisme, tumbuhan dan hewan.
  1. Potongan kayu dipotong kulitnya
  1. Kayu dicampur dengan bahan kimia menjadi bubur kayu (pulp)
  1. Bubur kayu dibersihkan dengan bahan pemutih untuk menghasilkan kertas putih
  1. Kemudian bubur kayu dicampur dan dikocok dengan air. Lalu ditambah bahan lain untuk meningkatkan mutu kertas
  1. Akhirnya bahan-bahan itu dimasukkan ke dalam mesin pembuat kertas.
  1. Pengambilan tanah sebagai bahan bangunan dengan cara melubangi tanah secara terus-menerus dapat menyebabkan tanah longsor jika hujan.
  1. Penggunaan bahan tambang dalam jumlah yang besar menyebabkan bahan tambang mineral cepat habis.
  1. Pengambilan kayu di hutan secara besar-besaran akan merusak ekosistem hutan.
  1. Pengambilan air pada sumber air secara berlebihan tanpa pemeliharaan akan menyebabkan sumber air menjadi cepat kering.
  1. Pembungkus makanan yang terbuat dari daun yang sudah tidak terpakai dapat busuk karena adanya cacing dan mikroba yang menghancurkannya.
  1. Plastik yang merupakan buatan manusia dari zat kimia tidak dapat busuk dan diuraikan oleh mikroba dan cacing, maka barang itu akan menjadi sampah.
  1. Mengurangi menggunakan kantong plastik baru.
  1. Memisahkan bahan yang dapat diuraikan dan bahan yang tidak dapat diuraikan saat membuang sampah.
  • Sampah yang dapat busuk dan diuraikan disebut sampah basah (organik), yang terdiri dari: dedaunan dan kulit buah.
  • Sampah yang tidak dapat diuraikan disebut sampah kering (anorganik), yang terdiri dari plastik maupun kaleng.




B. Gaya Mengubah Gerak Benda
1. Pengaruh gaya terhadap benda diam
Kursi yang diam akan bergerak jika ditarik. Bola yang diam akan bergerak jika ditendang. Tarikan dan tendangan tersebut merupakan bentuk gaya. Gaya dapat membuat benda diam menjadi gerak dan dapat mengubah posisi benda.
2. Pengaruh gaya terhadap banda bergerak
Ketika meja didorong oleh kamu sendiri, pasti akan terasa berat. Gaya yang diberikan hanya membuat meja bergerak lamban. Lain halnya ketika kamu dibantu temanmu. Meja akan terasa ringan dan gerakannya pun makin cepat. Hal ini membuktikan bahwa gaya dapat mempercepat gerak benda.
Faktor yang mempengaruhi gerak suatu benda:
1. Permukaan suatu benda
2. Besar kecilnya gaya gesekan
3. Besar kecilnya gaya yang bekerja pada benda
4. Kemiringan permukaan benda
C. Gaya Mengubah Bentuk Benda
Bentuk benda dapat berubah ketika diberi gaya. Makin besar gaya, maka makin besar perubahan bentuk bendanya. Ketika pengrajin melumatkan tanah liat, berarti ia sedang memberikan gaya pada tanah liat. Tanah liat tersebut akhirnya membentuk menjadi sebuah grabah. Jadi gaya dapat merubah bentuk suatu benda.

D. Besar Gaya
Besar kecilnya gaya menentukan pengaruh gaya pada benda. Jika ada mobil yang sedang diam, coba kamu dorong. Kamu mungkin tidak dapat menggerakkan mobil. Berbeda dengan jika kamu mendorong sepeda. Tentu sepeda lebih mudah digerakkan. Hal ini menunjukkan bahwa gaya memiliki keterbatasan dalam memengaruhi gerak benda.


BAB ENERGI PANAS DAN BUNYI

A. Energi Panas
1. Sumber energi panas
Sumber energi panas : semua yang dapat menimbulkan panas.
a. Api
Lilin yang menyala menghasilkan panas. Api unggun menghasilkan panas. Gesekan antara dua benda dapat menghasilkan panas. Ini berarti bahwa lilin menyala, api unggun, dan gesekan antara dua benda merupakan sumber energi panas.
b. Gesekan Benda
Ketika kamu memegang papan setelah digesek, kamu pasti merasakan panas. Panas timbul karena gesekan yang terus menerus. Makin kasar permukaan benda yang digesekkan, makin cepat pula panas timbul. Satu hal yang perlu diperhatikan, pemberian cairan atau pelumas pada permukaan benda menyebabkan lambannya timbul panas.
c. Matahari
Kamu perhatikan ketika ibumu mengeringkan pakaian di pagi hari. Ketika dijemur, pakaian terlihat basah. Ketika sore hari, pakaian sudah kering. Ini menunjukkan bahwa matahari memberikan panas pasa pakaian. Alam telah menyediakan sumber enerhi panas yang sangat besar dan tidak akan habis. Sumber energi panas itu adalah matahari.

2. Perpindahan Panas
a. Konduksi
Adalah perpindahan panas melalui zat perantara tanpa disertai perpindahan zat perantaranya. Misalnya ujung kembang api yang menyala akan terasa panas.
b. Konveksi
Adalah perpindahan panas melalui zat perantara yang disertai perpindahan zat perantara tersebut. Misalnya, peristiwa memasak air dan peristiwa terjadinya angin.
c. Radiasi
Adalah peristiwa perpindahan panas tanpa zat perantara. Misalnya, panas matahari sampai ke bumi dan api unggun.
Pada peristiwa konduksi dan konveksi kita bisa melihat bahwa panas berpindah ke tempat yang lebih dingin.

B. Energi Bunyi
1. Sumber Bunyi
Pada saat gitar dipetik, senar terlihat bergetar. Pada saat kamu berteriak, tenggorokanmu terasa bergetar. Jadi, dapat di simpulkan bahwa bunyi timbul jika ada getaran. Sumber bunyi adalah setiap getaran benda yang dapat menghasilkan bunyi.
Bunyi memiliki tingkat kekerasan atau intensitas. Satuan kekerasan bunyi adalah desibel (dB). Tingkat kekerasan untuk berbagai sumber bunyi antara lain :
a. Bunyi halilintar 100 dB
b. Bunyi detak jam dalam jarak 1m, 30 dB
c. Bunyi daun gugur 0-10 dB
d. Berbisik 30 dB
Bunyi terpelan yang dapat didengar mempunyai kekerasan 0 dB. Sedangkan bunyi yang keras dan membuat telinga sakit memiliki kekerasan 139 dB.

2. Perambatan Bunyi
Untuk merambat, bunyi membutuhkan:
a. Waktu
b. Zat perantara (zat padat, cair dan gas)
1. Bunyi merambat melalui benda gas
Pada saat hujan, kita sering mendengar bunyi guntur. Bunyi guntur dapat kita dengar karena ada udara.
2. Bunyi merambat melalui benda cair
Bunyi dapat merambat melalui zat cair. Hal ini dimanfaatkan manusia untuk mencari harta karun atau kapal yang tenggelam di dasar laut. Ahli sanis bangsa Prancis yang bernama Paul Lagevin membuat alat bernama sonar. Sonar menggunakan bunyi yang dipantulkan untuk mengetahui posisi atau benda atau menghitung kedalaman air di bawah kapal.
3. Bunyi merambat melalui benda padat
Berdasarkan penelitian para ahli, bunyi yang merambat melalui benda padat lebih cepat terdengar dari pada melalui benda cair atau gas.
Cepat rambat bunyi di udara pada suhu 20° adalah 343 m per sekon, di air  1.500 m per sekon, di baja 6.000 m per sekon. Kuat lemahnya bunyi ditentukan oleh simpangan getaran. Simpangan terjauh dari kedudukan setimbang disebut amplitudo.


3. Pemantulan dan Penyerpan Bunyi

a. Gaung
adalah bunyi pantul yang terdengar hampir bersamaan dengan bunyi aslinya. Gaung terjadi jika jarak sumber bunyi dengan dinding pantulnya dekat. Gaung biasanya membuat bunyi asli menjadi tidak jelas.
b. Gema
adalah bunyi pantul yang terdengar setelah bunyi asli lenyap. Gema dapat terjadi jika sumber bunyi dan dinding pantul jaraknya cukup jauh. Suara yang terdengar seperti menirukan suara kita. Di gedung-gedung tinggi agar tidak terjadi gema maka gedung tersebut diberi peredam bunyi yang berupa karpet, asbes, busa, kertas, karet, kain dan goni.
Cara mengukur kedalaman laut dengan pantulan bunyi adalah:
1) Alat yang menghasilkan bunyi diarahkan ke dasar laut.
2) Setelah ditimbulkan bunyi dan diarahkan ke dasar laut kemudian dicatat waktu yang diperlukan oleh bunyi itu untuk merambat kembali ke arah alat tadi. Jadi yang dihitung adalah waktu yang diperlukan.


BAB ENERGI ALTERNATIF DAN PEMANFAATANNYA


A. Energi Altrnatif
adalah energi pengganti yang dapat menggantikan peranan minyak bumi. Energi alternatif yang sedang dikembangkan adalah energi matahari, energi angin, energi air terjun, dan panas bumi.
1. Air
Air terjun merupakan salah satu sumber daya energi. Air terjun tersebut dapat digunakan untuk menghasilkan energi listrik. Pembangkit listrik tenaga air disebut PLTA.
2. Angin
Saat ini tenaga angin dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik. Alat yang menghasilkan listrik dengan tenaga angin adalah aerogenerator. Generator ini berbentuk menara yang pada puncaknya dipasang baling-baling dengan panjang mencapai 20 meter.
3. Matahari
Energi cahaya dan panas matahari digunakan secara langsung oleh makhluk hidup, antara lain:
Melalui perkembangan teknologi, sinar matahari dapat diubah menjadi energi listrik, baru kemudian dipakai untuk menjalankan berbagai keperluan sehari-hari. Cara mengubah cahaya matahari menjadi listrik dengan alat yang disebut sel surya. Sel surya dibuat dari dari lembaran silikon tipis.

4. Panas Bumi
Panas bumi juga merupakan sumber energi. Panas bumi dapat digunakan untuk menghasilkan listrik. Pembangkit listrik tenaga panas bumi biasa disebut PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap)

B. Manfaat Energi Alternatif
Keuntungan menggunakan sumber energi yang berasal dari minyak bumi dan batu bara adalah:
Kerugian menggunakan sumber energi yang berasal dari minyak bumi dan batu bara adalah:
Kelebihan Sumber Energi alternatif:
Kesuitan dalam pemanfaatan energi alternatif:





BAB PERUBAHAN KENAMPAKAN BUMI DAN BENDA LANGIT


A. Perubahan Kenampakan Bumi
Peristiwa yang disebabkan karena air dan menyebabkan terjadinya perubahan kenampakan dibumi adalah:
1. Erosi Tanah
Terjadinya hujan secara terus menerus dapat menyebabkan banji, tanah longsor dan bencana alam lainnya. Aliran air yang deras dapat mengikis tanah di pinggir sungai dan dasar sungai. Terkikisnya tanah oleh aliran air disebut erosi. Erosi disebabkan oleh hutan gundul akibat penebangan yang berlebihan.
2. Abrasi
adalah pengikisan tanah oleh air laut. Abrasi menyebabkan: 
a. Pantai menjadi terjal
b. daratan menjadi lebih sempit karena daratan terkikis oleh air laut.
3. Pasang surut air laut
Akibat:
a. Pantai menjadi landai, sehingga daratan menjadi semakin sempit dan lautan semakin luas
b. Nelayan semakin merapat ke darat karena laut semakin luas
c. Dermaga semakin tinggi karena semakin lebarnya lautan. Saat air pasang dimanfaatkan oleh kapal-kapal besar untuk merapat ke dermaga.


Penyebab lain terjadinya perubahan kenampakan bumi:

B. Perubahan di Langit
1. Matahari
Matahari merupakan bintang yang paling dekat dengan bumi sehinggan tampak besar bila dibandingkan dengan bintang yang lain. Suhu permukaan matahari mencapai 6000° celcius
2. Bulan
Bulan merupakan satelit bumi. Satelit yaitu benda langit pengiring planet. Bulan tidak memiliki cahaya sendiri, tetapi tampak bercahaya karena memantulkan cahaya matahari. Perubahan bentuk bulan yang tampak dari bumi disebut fase bulan. Fase bulan yang ada yaitu: bulan mati, bulan sabit, bulan cembung, bulan purnama.
3. Bintang
Bintang adalah benda langit yang memancarkan cahaya sendiri. Bintang tampak berkedip-kedip karena pegaruh cahaya matahari, pengaruh angin, dan atmosfer yang ada di bumi. Bintang tersusun dari gas yang amat panas. Suhu permukaan bintang berrfariasi antara 3.000°C sampai lebih dari 50.000°C. bintang yang bersuhu panas tampak berwarna biru, sedangkan bintang bersuhu paling rendah tampak berwarna merah.

BAB PERUBAHAN LINGKUNGAN


A. Penyebab Perubahan Lingkungan Fisik
1. Pengaruh Angin
a. Angin yang berhembus sangat kencang terus-menerus akan menimbulkan korasi/deflasi
b. Angin yang sangat kencang dapat menghancurkan tanaman, hewan, maupun rumah-rumah penduduk.
Contoh angin yang merugikan:
a. Angin Bahorok: merusak tanaman tembakau di Deli (Sumatra Utara)
b. Angin Kumbang terjadi di Tegal dan Cirebon
c. Angin Gendhing terjadi di Pasuruan dan Probolinggo
d. Angin Brubu terjadi di Makassar (Ujung Pandang)
e. Angin Tornado terjadi di Amerika Serikat.

Pengaruh angin yang menguntungkan:
a. Angin kencang dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan kincir angin
b. Angin dimanfaatkan untuk olah raga terbang layang, selancar angin, maupun perahu layar
c. Angin digunakan untuk bermain layang-layang

Angin Darat adalah hembusan angin dari darat ke laut.
Angin darat mulai terjadi pada malam hari sekitar pukul 21.00 (9 malam). Hembusan angin darat paling kuat terjadi pada waktu matahari mulai terbit.

Angin Laut adalah hembusan angin dari laut ke darat.
Angin laut mulai terjadi pada siang hari sekitar pukul 09.00. Makin siang embusan angin makin kuat. Hembusan angin laut paling kuat terjadi kira-kira pukul 15.00 atau pukul 3 sore.


2. Pengaruh Hujan
Hujan yang besar dapat menimbulkan banjir yang sangat merugikan bagi makhluk hidup. Rumah-rumah terendam, sawah yang tidak bisa dipanen karena terendam banjir, jalanan yang macet, dan lain-lain. Selain itu banjir dapat merusak lapisan tanah. Tanah yang gundul tidak akan mampu menahan aliran air dan diendapkan pada suatu tempat, peristiwa tersebut dinamakan sedimentasi.
3. Pengaruh Matahari
Panas matahari dan hujan dapat mengubah bentuk permukaan bumi. Panas matahari dan air hujan dapat mengakibatkan lapisan batuan menjadi lapuk. Pelapukan lapisan batuan dapat menghasilkan padang pasir dan lapisan tanah baru. Pelapukan batuan yang disebabkan oleh panas matahari dan air hujan disebut pelapukan fisika. Panas matahari bisa juga menyebabkan kebakaran hutan, yang sering terjadi pada masa kemarau.
4. Pengaruh Gelombang Laut
Badai dapat menyebabkan gelombang laut yang sangat besar sehingga berakibat:
a. Kapal/perahu yang sedang berlayar akan mengalami kesulitan
b. Gelombang laut yang menerjang pantai akan menyebabkan pengikisan pantai (abrasi).


Perubahan lingkungan sekitar yang dapat diamati yaitu:
a. Perubahan tinggi air sungai saat tidak turun hujan. Saat hujan air banyak, sebaliknya saat kemarau air sedikit.
b. Saat musim kemarau, panas matahari sangat tinggi. Tanah menjadi retak-retak dan tumbuhan banyak yang layu bahkan mati.
B. Cara-cara Mencegah Erosi dan Abrasi
1. Cara mencegah erosi:
Erosi atau pengikisan tanah à hanyutnya lapisan tanah oleh air atau tiupan angin.
Cara mencegah erosi:
a. Menanami kembali tanah yang gundul dan tandus
b. Membuat sistem sengkedan/terasering di tanah yang miring
c. Membuat waduk atau bendungan penampungan air
d. Tidak menebangi pohon secara sembarangan

2. Cara mencegah abrasi
a. Membuat pemecah gelombang laut atau pemecah ombak, yang terbuat dari beton atau balok yang sangat berat.
b. Menanam pohon bakau di pantai. Pohon bakau mempunyaMembuat pemecah gelombang laut atau pemecah ombak, yang terbuat dari beton atau balok yang sangat berat.
c. Menanam pohon bakau di pantai. Pohon bakau mempunyai akar penunjang yang banyak dan besar.

3. Cara mencegah banjir

4. Cara mencegah kekeringan
a. Melakukan program penghijauan
b. Membangun sarana irigasi
c. Membangun sumur resapan


BAB SUMBER DAYA ALAM


A. Macam – macam Sumber Daya Alam dan Hasil Pengolahannya
1. Benda yang berasal dari tumbuhan
Bagian tumbuhan yang dapat dimanfaatkan adalah akar, batang, daun, bunga, buah, maupun bijinya.
a. Bahan pangan
Misalnya: padi menjadi beras, biji gandum menjadi terigu dan terigu menjadi roti.

b. Bahan sandang:

c. Peralatan rumah tangga

d. Produk kesehatan dan perawatan tubuh

2. Bahan dari hewan
a. Bahan pangan: keju merupakan hasil olahan susu, susu berasal dari sapi dan kambing, daging berasal dari ayam, sapi, kambing dan ikan.
b. Bahan sandang: kain sutra berasal dari serat kepompong ulat sutra, kain wol berasal dari serat rambut domba
c. Produk kesehatan: bagian-bagian tertentu dari hewan dipakai sebagai bahan obat mujarab. Misalnya, bisa ular untuk obat, daging biawak untuk obat penyakit kulit.


Berdasarkan manfaatnya, sumber daya alam terbagi menjadi:
a. Sumber daya alam penghasil energi, seperti matahari, gelombang laut, gas bumi dan angin
b. Sumber daya alam penghasil bahan baku, seperti hutan, laut, dan tanah.
c. Sumber daya alam untuk kenyamanan seperti udara bersih dan pemandangan alam
Sedangkan menurut ketersediaannya di alam:
a. Sumber daya alam yang kekal, seperti sinar matahari, ombak, angin, air terjun, dan arus laut.
b. Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui seperti minyak bumi, batu bara, logam dan gas bumi.
c. Sumber daya alam yang dapat diperbaharui seperti berbagai jenis tumbuhan dan hewan.

Menurut jenisnya:


B. Hasil Teknologi dari Berbagai Sumber Daya Alam
Beberapa contoh proses yang dilalui benda sehingga menjadi benda yang bermanfaat, antara lain:
1. Kertas Berasal dari Kayu
Proses pembuatan kertas:
2. Roti berasal dari gandum
Roti terbuat dari campuran tepung terigu, air, ragi, dan gula pasir. Ragi adalah bahan yang dapat mengembangkan adonan. Proses pembuatan roti setelah bahan-bahan semua tercampur maka adonan roti dimasukkan dalam oven dengan suhu tertentu sehingga dapat memperoleh roti yang kita inginkan.
3. Nasi berasal dari padi
Nasi terbuat dari beras yang dimasak dengan air. Beras berasal dari tanaman padi yang mengalami proses penggilingan. Padi yang dihasilkan oleh petani tidak dapat langsung dimakan. Padi harus diubah dahulu menjadi beras.

4. Bahan sandang berasal dari kapas, wol, dan sutra
Bunga kapas, rambut domba dan kepompong ulat sutra dipintal menjadi benang ditenun menjadi kain yang dipakai untuk membuat pakaian
5. Sirup berasal dari gula
Gula berasal dari tebu. Gula yang ditambah degan berbagai aroma dan penyedap dapat diolah menjadi sirup yang manis.
6. Ban dari getah pohon karet
Pohon karet disadap getahnya kemudian diolah menjadi lembaran karet. Lembaran karet diolah menjadi ban mobil, sepeda, maupun sepeda motor.
C. Keuntungan dan Kerugian Pengambilan Bahan Alam Tanpa Usaha Pelestarian
Pengembalian bahan alam tanpa pelestarian akan mengakibatkan rusaknya alam, antara lain:
Akibat yang ditimbulkan karena pengambilan bahan alam tanpa pelestariannya:
1. Bisa terjadi bencana alam (erosi, banjir)
2. Kekurangan atau bahkan kehabisan bahan alam.

Bahan alam lain yang jika diolah dalam bentuk lain dapat menimbulkan pencemaran:
Upaya yang dilakukan agar sampah berkurang:
3. Memanfaatkan benda semaksimal mungkin sehingga mengurangi sampah

4. Mengolah sampah basah menjadi pupuk kompos untuk menyuburkan tanah.

No comments:

Post a Comment