SD N 02 Selokaton, Kec. Gondangrejo, Kab. Karanganyar, Prov. Jawa Tengah >>> ”TERWUJUDNYA SISWA SDN 02 SELOKATON YANG TAQWA UNGGUL HANDAL TANGGAP IPTEK DAN BERKARAKTER PANCASILA”>

Friday, February 15, 2013

Rangkuman Materi IPA Kelas V Semester ! Bag. 1



ALAT  PEREDARAN  MANUSIA

A. Jantung
  1. Jantung berfungsi sebagai pemompa darah keseluruh tubuh.
  2. Jantung terletak di rongga dada sebelah kiri.
  3. Ukuran jantung orang dewasa kurang lebih sekepalan tangan pemiliknya, berat jantung kurang lebih 300 gr.
  4. Otot-otot jantung disebut miokardia.
  5. Jantung terbungkus oleh selaput tipis yang disebut perikardium.
  6. Jantung terdiri atas empat ruang yaitu serambi kiri, serambi kanan, bilik kiri dan bilik kanan.
  7. Otot dinding jantung bagian bilik lebih tebal daripada bagian serambi karena kerja bilik lebih berat, yaitu memompa dara ke seluruh tubuh.
  8. Antara serambi dan bilik dibatasi oleh katup yang berfungsi untuk mencegah bercampurnya darah yang mnegandung banyak oksigen dan karbondiaksida.

B. Pembuluh Darah
  1. Darah adalah bagian tubuh yang berfungsi mengangkut dan mengedarkan oksigen dan sari makanan.
  2. Pembuluh darah adalah saluran yang berfungsi sebagai tempat mengalirnya darah dari seluruh tubuh menuju kejantung atau sebaliknya
  3. Berdasarkan arah aliran darah, pembuluh dara dibedakan menjadi dua macam, yaitu :
·         Pembuluh nadi/arteri, yaitu pembuluh yang membawa darah kaya oksigen dari jantung menuju ke seluruh tubuh. Pembuluh nadi yang terbesar disebut aorta.
·         Pembuluh balik/vena, yaitu pembuluh darah yang membawa darah kaya karbondioksida dari seluruh tubuh menuju jantung. Pembuluh balik yg terbesar yaitu pembuluh balik atas dan pembuluh balik kanan
4.      Ciri – ciri serta perbedaan Pembuluh nadi/arteri dengan pembuluh balik/vena, yaitu :
No
Pembuluh nadi (arteri)
Pembuluh balik (vena)
1.
Tempatnya agak ke dalam
(tersembunyi)
Tempatnya dekat permukaan tubuh
(tampak kebiru-biruan)
2.
Dinding pembuluh tebal, kuat, elastis
Dinding pembuluh tipis, tidak elastis.
3.
Aliran darah berasal dari jantung.
Aliran darah menuju jantung.
4.
Denyut terasa
Denyut tidak terasa
5.
Katup hanya di satu tempat dekat jantung
Katup terdapat di sepanjang pembuluh
6.
Jika terjadi luka, darah memncar
Jika terjadi luka, darah tidak memancar
7.
Membawa darah bersih
Membawa darah kotor

C. Proses Peredaran Darah Manusia
1.      Peredaran darah ada dua jenis yaitu :
·         Peredaran darah besar adalah peredaran darah dari jantung keseluruh tubuh dan kembali ke jantung.
·         Peredaran darah kecil adalah peredaran darah dari jantung ke paru-paru kembali ke jantung.
  1. Keadaan jantung pada saat memompa darah (kontraksi) adalah menguncup, sedangkan saat tidak memompa darah (relaksasi) adalah mengembang, sehingga mnegakibatkan darah mengalir keluar dan masuk jantung.
  2. Kontraksi dan relaksasi pada jantung mengakibatkan jantung berdenyut yang di kenal dengan denyut nadi.
  3. Pada anak-anak, jumlah denyut nadi berkisar antara 90 sampai 100 denyut setiap menit.
  4. Pada orang dewasa, jumlah denyut nadi berkisar 70 sampai 80 denyut setiap menit.
  5. Kita dapat menrasakan denyut nadi dengan alat yang disebut stetoskop.
  6. Para dokter memeriksa denyut jantung secara detail dengan menggunakan alat yang disebut elektrokardiograf. Alat ini menghasilkan grafik hasil pencatatn denyut jantung yang disebut elektrokardiogram.


D. Penyakit yang Menyerang Darah dan Alat Peredaran Darah
  1. Anemia (kekurangan sel darah), Penyebabnya : Pendarahan akibat kecelakaan, kekurangan zat besi, akibat penyaki lain seperti kanker tulang ataupun infeksi. Gejalanya : tubuh merasa lemah dan cepat lelah, kadang tubuh mngalami kesemutan dan jantung berdebar-debar.
  2. Leukimia (kanker darah), adalah penyakit yang terjadi karena produksi sel darah putih yang terlalu banyak. Gejalanya : rasa lelah, lemah dan kurang nafsu makan, lama kelamaan timbul nyeri tulang dan terjadi pendarahan di kulit dan di bagian tubuh lain.
  3. Hipertensi (tekanan darah tinggi), Penyakit yang ditunjukkan dengan tingginya tekanan darah bila diukur dengan alat pengukur tekanan darah yaitu Tensimeter. Gejalanya : terasa nyeri di kepala, jantung berdebar-debar, sesak napas saat melakukan pekerjaan berat dan badan lemah.
  4. Wasir (ambeyen), yaitu pelebaran pada pembuluh darah dekat anus yang disebabkan karena duduk lama.
  5. Varises, yaitu pembesaran/pembengkakan pembuluh darah balik dibagian kaki.
  6. Hemofilia, yaitu darah sukar membeku saat luka.
  7. Penyakit jantung bawaan.yaitu kelainan pada jantung sejak lahir sehingga darah dari serambi kiri mengalir ke serambi kanan.
  8. Pembuluh nadi mengeras, Penyebabnya : kelebihan zat kapur, lemak, kolesterol, dan gula dalam tubuh.

E. Cara Memelihara Kesehatan Alat Peredaran Darah
  1. Olahraga yang teratur.
  2. Tidak memakan makanan yang berlemak.
  3. Istirahat yang cukup.
  4. Makan makanan yang bergizi.


TUMBUHAN HIJAU

A. Tumbuhan Membuat Makanannya Sendiri
  1. Tumbuhan yang berklorofil dapat membuat makanannya sendiri.
  2. Bulu akar, adalah bagian ujung akar yang digunakan tumbuhan untuk menyerap sari-sari makanan dari dalam tanah.
  3. Klorofil adalah zat warna hijau pada daun yang digunakan untuk mengolah makanan/fotosintesis.
  4. Kloropas yaitu butiran-butiran hijau daun yang berbentuk bulat sebagai tempat zat hijau daun.
  5. Stomata (mulut daun), adalah lubang-lubang kecil yang terdapat dipermukaan daun bagian bawah yang digunakan untuk menyerap dan mengeluarkan oksigen (O2) dan karbondiaksi (CO2)
  6. Fotosintesis, adalah proses pengubahan air (H2O) dan zat arang (CO2) dengan bantuan sinar matahari menjadi karbohidrat dan oksigen.
  7. Fotosintesis terjadi pada siang hari.
  8. Proses fotosintesis sebagai berikut :
  1. Respirasi (pernapasan) adalah proses reaksi antara oksigen dengan karbohidrat hasil dari fotosintesis yang menghasilkan energi untuk tumbuh dan berkembang, air, serta karbondioksida (CO2).
  2. Respirasi terjadi pada waktu siang dan malam.

B. Makanan Hasil Fotosintesis Disimpan sebagai Makanan Cadangan
  1. Tumbuhan yang menyimpan makanan cadangan di dalam umbi, contohnya kentang, wortel, talas, singkong, bawang merah dan ubi jalar.
  2. Tumbuhan yang menyimpan makanan cadangan di dalam buah, contohnya avokad, mangga, jeruk, apel, nanas, pisang, pepaya, durian dan anggur.
  3. Tumbuhan yang menyimpan makanan cadangan di dalam biji, contohnya kacang tanah, kacang kedelai, kacang merah dan kacang hijau.
  4. Tumbuhan yang menyimpan makanan cadangan di dalam batang, contohnya tebu dan sagu.

C. Tumbuhan Hijau sebagai Sumber Energi
  1. Tumbuhan bermanfaat sebagai :
  • Sumber makanan. Bagian-bagian tumbuhan yang biasa dimamfaat sebagai bahan makanan adalah :
− Akar, contohnya wortel, lobak, kentang dan singkong.
− Tunas, contohnya rebung (tunas bambu) dan kecambah kacang hijau (taoge).
− Batang, contohnya tebu dan sagu.
− Batang dan daun, contohnya kangkung, bayam, selada, katuk, sawi dan daun kol.
− Bunga, contohnya kembang kol dan brokoli.
− Buah, contohnya jeruk, pisang, terong, pepaya, apel, labu siam, dan timun.
− Biji, contohnya beras, jagung, gandum, kacang kedelai dan kacang tanah.
  • Bahan penyedap rasa, misalnya gula pasir (dari tebu yang digunakan sebagai pemanis), merica, pala, cengkeh, kunyit, jahe, bawang merah dan bawang putih (sebagai bumbu masakan).
  • Bahan obat-obatan, misalnya obat penyakit malaria (pil kina) terbuat dari kulit pohon kina, membuat jamu dengan kencur, kunyit, temulawak dan kapulaga.
  • Bahan sandang, misalnya kain katun yang dibuat dari serat yang diambil dari tanaman kapas, kemudian serat itu dipintal menjadi benang dan benang tersebut ditenun sehingga menghasilkan kain.
  • Bahan peralatan rumah tangga, misalnya daun pintu, kusen, patung ukiran, meja, dan kursi.


  1. Hewan juga mendapat sumber energi dari tumbuhan hijau, secara tidak langsung hewan yang termasuk dalam golongan herbivora (hewan pemakan tumbuhan), karnivora (hewan pemakan daging) dan omnivora(hewan pemakan daging dan tumbuhan) saling memiliki ketergantungan.



PENYESUAIAN MAKHLUK HIDUP DENGAN LINGKUNGANNYA

A. Hewan Menyesuaikan Diri untuk Memperoleh Makanan
  1. Serangga
·         Kupu-kupu.Mulut kupu-kupu mempunyai alat penghisap yang disebutmulut pengisap yang digunakan untuk menghisap sari madu (nektar) pada bunga. Bentuk alat pengisap ini menyerupai belalai yang dapat digulung dan dijulurkan.
·         Nyamuk, mempunyai bentuk mulut penusuk dan pengisap sehingga dapat mengisap darah manusia.
·         Lebah, mempunyai bentuk mulut penjilat. Mulut ini mempunyau lidah yang panjang dan berguna untuk menjilat makanan yang berupa nektar pada bunga.
·         Lalat, mempunyai alat penyerap pada mulutnya yang mirip spons (gabus) yang digunakan untuk menyerap makanan yang berupa cairan.
  1. Unta, bertempat tinggal di padang pasir yang kering dan gersang. Pada saat minum, unta meneguk air dalam jumlah yang sangat banyak dan air tersebut disimpan dalam punuk sehingga unta dapat bertahan hidup tanpa minum air dalam waktu lama.
  2. Burung














·         Burung pipit mempunyai paruh pendek dan kuat untuk memakan biji-bijian.
·         Burung elang mempunyai paruh kuat, tajam dan melengkung pada bagian ujungnya yang berguna untuk mencabik mangsanya berupa daging.
·         Bebek mempunyai paruh yang berbentuk seperti sudu untuk mencari makanan di tempat becek, berlumpur atau di air.
·         Burung pelatuk mempunyai paruh yang panjang, kuat dan runcing yang digunakan untuk mencari serangga yang biasanya bersembunyi di kulit pohon, dalam lubang pohon atau batang pohon yang lapuk
·         Burung kolibri mempunyai paruh yang panjang dan runcing yang memudahkan kolibri mengisap nektar
·         Burung pelikan mempunyai paruh yang berkantong untuk mengambil ikan dari air.














a.       Burung kakaktua kakinya digunakan untuk memegang makakan.
b.      Kaki ayam digunakan untuk mengais makanan.
c.       Burung elang kakinya digunakan untuk mencekram mangsanya.
d.      Burung pipit kakinya digunakan untuk bertengger.
e.       Kaki itik dan pelikan berselaput sehingga cocok untuk berenang di air.
f.       Burung pelatuk suka memanjat karena bentuk kakinya sesuai untuk memanjat.

B. Penyesuaian Hewan untuk Melindungi Diri dari Musuh
  1. Cicak dan Kadal, dapat memutuskan ekornya untuk mengelabui musuh yang menyerangnya. Bagian ekor yang putus dapat bergerak-gerak sehingga mengalihkan perhatian musuhnya. Ekornya yang telah putus dapat tumbuh kembali  tetapi tidak sepanjang ekor semula.
  2. Bunglon, dapat mengubah warna kulit sesuai dengan warna yang ditempatinya, berguna untuk mengelabui musuh. Tindakan hewan mengubah warna kulitnya untuk melindungi diri disebut mimikri.
  3. Ular berbisa melindungi diri dengan cara mengeluarkan zat beracun (bisa) melalui gigitan contohnya ular kobra, sementara ular tidak berbisamelindungi diri dengan membelitkan tubuhnya ke tubuh musuhnya contohnya ular piton.
  4. Kalajengking,lebah dan kelabang menggunakan sengatnya yang beracun untuk melindungi diri dari musuh.
  5. Cumi-cumi melindungi diri dari musuh dengan cara mengeluarkan cairan hitam seperti tinta ke dalam air sehingga musuh tidak dapat melihatnya dan cumi-cumi dapat segara melarikan diri.
  6. Banteng, kerbau, sapi, kambing, rusa dan kijang menggunakan tanduknya yang runcing pada saat bertarung dengan musuh.
  7. Walang sangit dapat mengeluarkan bau yang sangat menyengat untuk mengusir musuhnya.
  8. Belalang daun, menggunakan tubuhnya yang berwarna hijau mirip warna daun sehingga menyulitkan musuh untuk mengetahui keberadaannya.
  9. Kecoak, musang dan kumbang akan berpura-pura mati jika diserang musuhnya.
  10. Harimau, anjing dan singa menggunakan kuku dan giginya yang tajam untuk menyerang musuhnya.
  11. Trenggiling dan luwing akan menggulungkan tubuhnya seperti bola jika mendapat gangguan dari luar.
  12. Siput mempunyai rumah siput sebagai pelindung diri dari musuhnya dengan cara memasukkan tubuhnya ke dalam rumahnya.

C. Penyesuaian Tumbuhan untuk Melindungi Diri dari Musuh.
  1. Bambu memiliki rambut-rambut yang dapat menyebabkan gatal-gatal bila disentuh.
  2. Salak,bunga mawar & putri malu mempunyai duri yang dapat melukai musuh yang mencoba mendekatinya.
  3. Pohon nangka, bunga kamboja dan pohon karet melindungi diri dari ancaman musuhnya dengan mengeluarkan getah yang dapat menyebabkan hewan sulit bergerak dan dapat merusak kulit.
  4. Buah durian memiliki duri yang tajam sehingga tidak ada hewan yang dapat memangsanya.
  5. Buah belimbing yang masih muda terasa pahit dan sepat sehingga tidak ada hewan yang memakannya.

D. Tumbuhan Menyesuaikan Diri untuk Kelangsungan Hidupnya
  1. Pohon jati, mahoni, kedondong dan randu menggugurkan daunnya untuk mengurangi penguapan guna menghemat air pada saat musim kemarau sehingga tumbuhan tidak mengalami kekeringan.
  2. Kaktus mnyimpan air dalam batangnya yang berlapis lilin dan mengubah daunnya menjadi duri sehingga kaktus dapat mengurangi penguapan dan tidak kekeringan.
  3. Teratai memiliki daun berbentuk lebar dan tipis yang mengakibatkan penguapan air terjadi dengan mudah, selain itu batang teratai memiliki rongga-rongga udara yang berfungsi membawa oksigen ke batang dan akar sehingga teratai dapat bernapas walau batang dan akarnya berada di dalam air.
  4. Kantong semar mempunyai daun berbentuk kantong yang di dalamnya terdapat cairan. Tumbuhan ini mengeluarkan bau untuk menarik serangga agar mendekat dan pada saat serangga henggap ditepi kantong akan tergelincir ke dalam kantong sehingga terperangkap oleh cairan di dalam kantong. Serangga yang terperangkap menjadi makanan bagi kantong semar. Tumbuhan pemakan serangga, seperti kantong semar disebut tumbuhan insektivora.

2 comments: